Ini Lho 12 Penyebab Kamu Terlambat Datang Bulan. Jangan Buru-buru Panik Kamu Hamil Ya

3 days ago By

“Duh, udah telat dua minggu nih, nggak dapet-dapet…”

“Nah lho, hamil kali tuh!”

Anggapan yang sering sekali terlintas di pikiran cewek saat mendapati dirinya telat datang bulan adalah – hamil. Padahal menstruasi yang terlambat nggak selalu bisa diidentikkan dengan kehamilan. Normalnya, setiap cewek mengalami menstruasi selama tiga hingga tujuh hari lamanya dan selalu terjadi setiap bulannya. Namun ada juga beberapa cewek yang nggak menentu siklus haidnya. Sebenarnya apa yang terjadi?

Siklus haid pada tiap cewek itu berbeda-beda. Kebanyakan, siklus haid yang sehat pada cewek terjadi dalam waktu 21-35 hari, dihitung dari hari pertama menstruasi saat ini, hingga hari pertama menstruasi berikutnya. Siklus menstruasi biasanya sama setiap bulannya, namun ada juga saat-saat di mana cewek mengalami keterlambatan menstruasi.

Jika kamu adalah salah satu cewek yang siklus haidnya nggak teratur, jangan khawatir dulu. Siklus haid yang nggak teratur bukan berarti kamu nggak normal, hanya saja, ada sesuatu yang nggak beres terjadi sama kamu. Mungkin salah satu hal ini adalah penyebabnya…

1. Terjadi perubahan drastis pada berat badan yang tiba-tiba menyusut atau menggendut. Keduanya sama-sama memengaruhi siklus haid

perubahan berat badan via pittnews.com

Menjadi over atau under-weight dapat memengaruhi menstruasi karena berat badan juga memengaruhi produksi estrogen. Estrogen merupakan hormon yang membantu menciptakan lapisan rahim yang baik dan akan mendukung sel telur untuk dibuahi.

Cewek yang mengalami penurunan berat badan secara drastis biasanya menderita gangguan makan seperti anoreksia atau bulimia. Akibatnya, asupan makanan bergizi dan kebutuhan hormon estrogen pun ikut menurun. Hal ini juga mengakibatkan penurunan frekuensi ovulasi dan menyebabkan menstruasi menjadi jarang atau bahkan berhenti sama sekali.

Sedangkan saat berat badanmu berlebihan, maka tubuh juga menciptakan kelebihan estrogen yang menyebabkan dinding rahim menebal dan berhenti berovulasi, sehingga akan memengaruhi siklus haid. Bahkan, kelebihan estrogen ini dapat menyebabkan peningkatan risiko kanker endometrium, lho.

2. Stres dan kecemasan yang berlarut-larut juga mengakibatkan ketidakseimbangan hormon yang juga berpengaruh terhadap siklus haid

banyak pikiran via www.rd.com

Cewek yang gaya hidupnya cenderung menegangkan dan riweuh sering sekali menghadapi masalah telat datang bulan. Ketika stres, kelenjar hipotalamus akan terganggu. Hipotalamus merupakan bagian dari otak yang menjadi tempat berbagai hormon yang mengatur periode menstruasi. Jika hipotalamus ini terganggu, otomatis siklus haid akan terganggu juga.

Untuk menghindari hal ini, kurangi aktivitas yang memicu stres dan cobalah untuk berlatih teknik relaksasi, mengubah gaya hidup, dan rutin berolahraga agar siklus haid kembali lancar.

3. Aktivitas yang berlebihan termasuk kebanyakan olahraga ternyata juga nggak bagus pengaruhnya untuk siklus haid. Secukupnya saja, ya!

olahraga berlebihan via www.widerimpact.com

Terlalu banyak aktivitas yang menimbulkan kelelahan juga akan berpengaruh pada kelenjar hipotalamus, yang nantinya juga memengaruhi hormon menstruasi. Hal ini dapat memengaruhi pelepasan LS dan FSH, yaitu hormon hipofisis yang memicu ovulasi (pelepasan sel telur). Keseringan berolahraga juga termasuk aktivitas berat yang dapat menyebabkan kondisi yang dikenal sebagai “amenore” atau berarti nggak ada menstruasi. Hal ini dikarenakan terlalu beratnya olahraga membuat produksi estrogen dalam tubuh juga bisa berkurang. Buatlah porsi aktivitas yang menjadi prioritas utama, kurangi jika memungkinkan, dan hindari jika nggak merepotkan.

4. Perubahan pola hidup termasuk juga jadwal kegiatan harian, bikin badanmu jetlag dan menstruasi jadi terganggu

kerja shift malam via www.insidesources.com

Perubahan jadwal hidup akan memengaruhi bagaimana tubuh bekerja. Biasanya, hal ini terjadi padamu yang punya profesi dengan jam bekerja yang berubah-ubah. Misalnya, sering mengalami perpindahan jam kerja siang ke malam dan sebaliknya. Atau, pekerjaan yang mengharuskanmu melakukan perjalanan dinas yang terus menerus. Otomatis, jam kerja organ dalam tubuh juga mengalami perubahan. Termasuk juga jam istirahat yang nggak teratur. Padahal jam tidur malam merupakan waktu paling efektif untuk memperbaiki tubuh pada kondisi yang stabil. Faktor inilah yang menyebabkan siklus haid menjadi kacau.

5. Adanya gangguan pada kelenjar tiroid yang berfungsi mengatur metabolisme tubuh

gangguan kelenjar tiroid via www.huffingtonpost.com

Fungsi kelenjar tiroid adalah mengatur metabolisme tubuh, jika kelenjar ini mengalami gangguan, maka siklus menstruasi pun menjadi nggak teratur. Ciri-ciri kelenjar tiroid yang bermasalah antara lain; merasa sangat kelelahan, berat badan naik, rambut rontok, dan merasa kedinginan. Tiroid yang terganggu ini menimbulkan masalah anovulasi atau ovulasi lemah, atau durasinya yang sangat singkat. Segera konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui penyebab pasti dan cara mengatasinya agar siklus menstruasi kembali normal.

6. Sakit kronis yang diderita dalam jangka waktu yang lama juga bisa menimbulkan terlambat datang bulan

sakit parah via www.inspiringwomen.co.za

Jika kamu mengalami sakit yang cukup serius, hal ini akan memengaruhi siklus haidmu juga. Diabetes misalnya, penyakit ini terikat erat dengan perubahan hormonal. Sedang penyakit yang terjadi pada usus menyebabkan peradangan yang akan menghalangi tubuh untuk menyerap nutrisi penting, terutama asupan penghasil hormon estrogen. Biasanya, hal semacam ini bersifat sementara, setelah sakitnya sembuh, siklus haid akan kembali normal seperti sediakala. Beberapa jenis penyakit yang berhubungan dengan organ kewanitaan juga perlu kamu waspadai, di antaranya adalah kondisi kelainan rahim maupun kista.

7. Konsumsi obat-obatan tertentu memiliki efek samping yang memengaruhi menstruasi. Konsultasikan dulu dengan dokter, ya!

minum obat-obatan tertentu via onlinedoctor.lloydspharmacy.com

Obat tertentu seperti antidepresan, obat-obatan antipsikotik, obat tekanan darah, kemoterapi dan obat-obatan alergi dapat menyebabkan menstruasi tertunda. Obat-obatan ini memiliki efek samping yang berkaitan dengan menstruasi, khususnya obat-obatan yang mengandung hormon seperti obat yang berhubungan dengan pengendalian kelahiran (KB). Jenis obat lain yang dapat memengaruhi siklus menstruasi adalah obat gatal dan obat sakit telinga. Jika obat berhenti dikonsumsi, biasanya haid akan lancar kembali.

8. Penggunaan alat kontrasepsi untuk mencegah kehamilan juga berpengaruh pada kelancaran menstruasi

pil KB via www.thedailybeast.com

Beberapa jenis pil kontrasepsi atau pil KB mengandung hormon estrogen dan progestin yang mencegah indung telur melepaskan sel telur. Alat kontrasepsi yang lain juga bisa memicu gangguan siklus menstruasi, seperti IUD atau pun suntik KB. Dibutuhkan waktu hingga enam bulan agar siklus menstruasi kembali konsisten setelah berhenti menggunakan alat kontrasepsi ini. Itulah kenapa, pemakaian alat kotrasepsi harus di bawah pengawasan dokter.

9. Gaya hidup yang nggak baik seperti merokok dan minum minuman beralkohol juga ada pengaruhnya, lho!

rokok dan minuman beralkohol via metro.co.uk

Menurut National Institute on Alcohol Abuse and Alcoholism (NIAAA), cewek yang merokok dan beralkohol lebih mudah mengalami gangguan menstruasi dan reproduksi, dari siklus menstruasi yang nggak teratur, berhentinya menstruasi, anovulasi, hingga kemandulan. Jauh-jauh deh ya, dari gaya hidup yang nggak sehat ini.

10. Kehamilan atau menyusui menjadi penyebab telat datang bulan yang nggak bisa dimungkiri lagi

hamil atau menyusui via hellosehat.com

Mungkin ini menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh pasangan muda yang baru menikah. Wanita hamil tentunya nggak akan mengalami menstruasi karena sel telurnya nggak meluruh karena telah dibuahi oleh sperma. Sedangkan pada wanita menyusui, terlambatnya menstruasi disebabkan oleh produksi hormon prolaktin yang nggak normal. Hormon ini berhubungan dengan ASI.

11. Kamu yang usianya memasuki kepala 4, bisa jadi telat menstruasi karena mengalami menopause dini

memasuki masa menopause via hayatouki.com

Kebanyakan cewek mulai memasuki menopause pada usia 45-55 tahun. Namun, ada pula cewek yang mengalami gejala-gejala menopause sebelum atau pada usia 40 tahun. Ini disebut sebagai menopause dini. Menopause menyebabkan pasokan telur berkurang atau berakhir, hasilnya menstruasi jadi sering terlambat hingga berhenti sama sekali. Jika memang belum terdeteksi bahwa kamu mengalami menopause dini, barangkali yang terjadi adalah pra menopause, yang merupakan periode transisi dari usia produktif ke usia non produktif. Pada masa ini menstruasi akan nggak stabil, seperti siklus yang nggak teratur, kadang lama, kadang sebentar, kadang banyak, kadang sedikit.

12. Atau, baiknya kamu waspada dengan sindrom ovarim polikistik (Polycystic Ovary Symptom/PCOS) 

PCOS via ladyoftheozarks.blogspot.co.id

PCOS adalah kondisi di mana hormon yang memengaruhi indung telur untuk memproduksi folikel sangat tinggi kadarnya di dalam darah. Folikel adalah kantung yang terbentuk sebagai tahap awal produksi sel telur. Tingginya kadar hormon membuat produksi folikel juga meningkat. Masalahnya, folikel ini belum matang sehingga nggak menghasilkan sel telur, ovulasi pun menjadi nggak teratur sehingga terjadi keterlambatan menstruasi. Pada wanita penderita PCOS, sel telur bertahan di ovarium. Akibatnya, sel telur tersebut ini nggak dapat dibuahi. Segera periksakan ke dokter jika kamu mengidentifikasi adanya gangguan ini. PCOS dapat disembuhkan dengan pengobatan yang tepat dan siklus haid pun akan kembali normal.

Terlambat datang bulan mungkin dianggap sebagai hal yang nggak menakutkan oleh beberapa cewek. Padahal, hal ini dapat menjadi gejala beberapa kondisi dan penyakit. Oleh karena itu, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter jika kamu mengalaminya. Apalagi jika haid berhenti tiba-tiba selama lebih dari 90 hari, siklus bulanan menjadi sangat nggak teratur, haid selama lebih dari 7 hari, nyeri parah, atau darah keluar dengan deras dan harus ganti pembalut setiap satu atau dua jam sekali. Selalu jaga kesehatan, ya!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya