10 Rekomendasi Film Jepang Sedih Untuk Kamu

Apakah saat ini kamu sedang merasa galau? Sedang merasa galau atau tidak, terkadang kita mungkin ingin menonton film yang mampu menggetarkan hati. Tak heran apabila banyak film dengan kisah sedih yang mampu membuat para penonton banjir air mata. Tidak kalah dengan drama Korea, beberapa film Jepang juga sukses membuat penontonnya tersentuh lho. Jepang menjadi salah satu negara di Asia yang cukup sukses memproduksi film dan drama yang berkualitas.

Rekomendasi Film Jepang Sedih yang Bikin Banjir Air Mata

Jangan hanya menonton film horror Jepang saja, namun sesekali kamu bisa menonton film sedih Jepang. Banyak film-film buatan Jepang yang mampu membuat penonton menghayati cerita dari film tersebut. Nah, berikut ini merupakan rekomendasi film Jepang yang kemungkinan bisa membuat kamu meneteskan air mata saat menontonnya.

1. Hotaru no Haka atau Grave of The Fireflies

Film pertama yang bisa kamu tonton ialah Hotaru no Haka atau Grave of The Fireflies. Film ini ternyata diadopsi dari sebuah novel karya Akiyuki Nosaka. Namun sebelum dibuat film, ternyata novel ini diangkat menjadi film animasi terlebih dahulu. Film animasi tersebut diproduksi oleh Studio Ghibli pada tahun 1988 silam. Lalu baru diangkat menjadi film live-action pada tahun 2005 dan 2008. Film ini berlatarbelakang pada masa-masa akhir Perang Dunia ke-2. Menceritakan tentang dua bersaudara Seitadan Setsuko yang harus menghadapi kerasnya kehidupan pasca perang. Mereka harus melewati masa-masa sulit tersebut tanpa orang tua.

2. Tada, Kimi o Aishiteru atau Heavenly Forest

Film yang diproduksi pada tahun 2006 ini bercerita tentang karakter bernama Makoto yang baru saja masuk kuliah. Ternyata Makoto termasuk orang yang cukup sulit untuk beradaptasi dengan lingkungan baru, terlebih pada orang-orang baru. Namun kali ini Makoto merasa hal-hal yang berbeda. Ia tertarik melihat seorang gadis bernama Shizuru yang memiliki penampilan dan tingkah laku seperti anak-anak. Setelah dekat dengan Makoto, Shizuru akhirnya malah tertarik pada fotografi. Namun tidak disangka, Makoto malah lebih tertarik dengan seorang gadis bernama Miyuki. Mengetahui hal tersebut, Shizuru pun berjanji pada Makoto bahwa suatu saat ia akan tumbuh menjadi seorang gadis dewasa yang sesungguhnya. Kejadian pada film ini banyak berisi adegan-adegan menyedihkan yang menguras air mata.

3. Sekai no Chuusin de, Ai o Sakebu (Crying Out Love in The Centre of The World)

Di internasional, film ini berjudul Crying Out Love in The Centre of The World. Film yang rilis pada tahun 2004 ini berkisah tentang tunangan Matsumoto Sakutaro yang menemukan sebuah kaset lama, produksi tahun 1986. Kaset tersebut berisi tentang rekaman diary terakhir dari Hirose Aki, yang merupakan kekasih pertama dari Sakutaro. Mantan kekasih Sakutaro meninggal karena leukemia. Film ini menjelaskan bagaimana masa lalu Sakutaro di kota masa kecilnya. Sudah kebayang sedihnya kan?

4. Tenkousei: Sayonara Anata atau Switching: Goodbye Me

Film yang rilis pada tahun 2007 ini diangkat dari sebuah novel karya Yamanaka Hisashi. Tak hanya itu saja, ternyata film ini merupakan remake dari film terdahulu yang rilis pada tahun 1982 dengan judul “I Are You, You Are Me”. Ceritanya pun cukup menarik, yakni tentang Kazumi dan Kazuo yang tiba-tiba bertukar tubuh pada saat tidak sengaja tercebur ke dalam kolam. Di awal film kamu akan disuguhkan adegan-adegan lucu. Namun ada beberapa adegan sedih yang akan membuat kamu menetaskan air mata.

5. Kobe Shinbun no Nanokakan

Kobe Shinbun no Nanokakan merupakan sebuah film yang menceritakan tentang peristiwa Gempa Kobe pada 17 Januari 1995. Film ini memang dibuat berdasarkan kisah nyata dari seorang fotografer Surat Kabar Kobe Shinbun bernama Tomohiko Matsuyama. Kamu bisa menyaksikan beragam kejadian haru dan mengerikan pada film. Terlebih pada saat Matsuyama memiliki sebuah janji, yakni memotret seorang teman.

6. Aishiteru Kaiyo

Aishiteru Kaiyo merupakan sebuah drama yang mampu membuat banyak orang terharu karena berkisah tentang seorang anak SD berusia 10 tahun yang ditangkap oleh polisi karena membunuh seorang anak TK. Di dalam film ini akan diceritakan kisahnya sehari-hari selama mendekam di dalam penjara, bahkan hingga ia bisa mengungkapkan seluruh kejadian tersebut. Tak hanya itu saja, akan ada kisah perjuangan orang tua bocah tersebut yang menghadapi cibiran orang sekitar. Lalu bagaimana orangtuanya bertanggungjawab pada keluarga korban. Film ini mampy membuka pikiran dan hati para penontonnya untuk melihat masalah dari berbagai sudut pandang yang ada.

7. 1 Litre of Tears Serial

Serial ini disadur dari sebuah kisah nyata mengenai seorang remaja SMA berusia 18 tahun bernama Aya Kito yang menderita penyakit Spinocerebellar Degeneration. Penyakit ini ternyata mampu melumpuhkan syaraf di dalam tubuh Aya, sehingga ia tidak bisa menulis, berjalan, dan berbicara. Kegigihan dan perjuangan gadis ini mampu menyentuh hati para penonton, bahkan menjadi inspirasi banyak orang juga. Tidak heran jika serial ini menjadi drama favorit, lalu ditayangkan di beberapa negara Asia, seperti Indonesia, Singapura, Thailand, Malaysia, Filipina, Vietnam, hingga HongKong. Bahkan Indonesia sendiri mengadaptasi kisah dari drama ini menjadi serial Buku Harian Nayla yang ditayangkan pada tahun 2006 silam di stasiun televisi nasional.

8. Koizora

Di internasional, Koizora diberi nama Sky of Love. Koizora diproduksi ke dalam format film dan serial drama. Berkisah tentang sepasang anak SMA bernama Mika dan Hiro yang menjalani kisah asmara berliku. Lalu tiba-tiba Hiro menghilang tanpa kabar setelah meminta Mika untuk mengakhiri hubungan mereka. Tidak diketahui oleh Mika bahwa ternyata Hiro mengidap penyakit mematikan, sehingga ia memang sengaja menjauh dari Mika. Film dan drama serial ini dibuat ke dalam dua versi dengan aktor yang berbeda.

9. Taiyou no uta

Film ini menceritakan seorang tokoh bernama Taiyou no uta yang memiliki kecintaan pada musik. Kecintaannya tersebut membantunya dalam berjuang melawan penyakit kanker kulit yang ia derita. Walau ia tidak bisa menikmati hari-hari di bawah sinar matahari secara normal seperti kebanyakan orang pada umumnya. Namun ia tidak pernah berputus asa. Setiap malam ia bernyanyi di pinggir jalan untuk mengejar mimpinya menjadi seorang penyanyi. Akhirnya ia pun bertemu dengan Koji. Namun masalah terjadi pada saat cinta di anatar mereka tumbuh. Kaoru pun tetap menyembunyikan tentang penyakit yang dideritanya. Kamu bisa melihat film ini dalam dua versi.

10. Kamisama Mou Sukoshi Dake

Drama romantis yang populer pada tahun 1990-an ini mampu menguras air mata para penontonnya. Film yang dibintangi oleh Takeshi Kaneshior dan Kyoko Fukada ini berkisah mengenai seorang gadis bernama Masaki Kano yang mengidap penyakit HIV, setelah ia menjual dirinya untuk mendapatkan uang. Ia membutuhkan uang untuk menonton konser seorang komposer terkenal bernama Keigo Ishikawa. Namun setelah konser, Keigo melihat Masaki yang menghampiri mobilnya. Akhirnya Masaki pun dibawa bermalam ke apartemen milik Ishikawa. Penyakit HIV yang diderta Masaki pun tertular kepada Keigo. Keduanya pun melakukan perjuangan bersama untuk menghadapi penyakit mematikan tersebut.

Itu tadi beberapa rekomendasi film sedih Jepang yang bisa kamu tonton. Dilihat dari ulasan di atas, kisah-kisahnya memang cukup menyedihkan ya? Namun kisah sedih yang ditawarkan tidak melulu mengenai kisah cinta. Namun lebih banyak mengisahkan tentang sebuah perjuangan di dalam hidup. Jadi bagaimana, kamu tertarik menonton yang mana? Selamat menonton!

The post 10 Rekomendasi Film Jepang Sedih Untuk Kamu appeared first on Harian Gadis.